• Ming. Mei 31st, 2026

infokapuashulu.id

Bumi Uncak Kapuas

Camat Diminta Awasi MBG, Bupati Kapuas Hulu Dorong SPPG Berdayakan Petani dan Pelaku Usaha Lokal

Byinfokapuashulu.id

Mei 21, 2026

INFOKAPUASHULU.ID – Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mengingatkan seluruh camat di Kabupaten Kapuas Hulu agar ikut mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah berjalan di berbagai wilayah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Fransiskus Diaan sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden yang dibiayai melalui efisiensi anggaran negara.

Menurutnya, anggaran yang digunakan dalam program MBG berasal dari uang rakyat sehingga pelaksanaannya harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya mengingatkan kita semua terutama para camat se-Kabupaten Kapuas Hulu untuk mengawasi kegiatan MBG ini yang sudah berjalan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya berkaitan dengan distribusi makanan, tetapi juga memastikan program tersebut mampu menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

Karena itu, para camat diminta aktif memberikan masukan kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah masing-masing.

Menurut Fransiskus, kebutuhan bahan makanan untuk program MBG seperti beras, ikan, ayam, telur, sayur, dan kebutuhan lainnya seharusnya dipasok oleh masyarakat setempat agar dampak ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga desa tempat SPPG beroperasi.

“Penyuplai ini jangan ngambil jauh-jauh, berdayakan masyarakat lokal supaya perputaran ekonomi juga terjadi di daerah bapak ibu saudara sekalian,” katanya.

Ia mengaku mendapat informasi bahwa masih ada sejumlah pengelola SPPG yang mengambil bahan baku dari luar daerah seperti Pontianak maupun Sintang.

Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan tujuan awal program MBG yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Kalau kenyataannya para SPPG ini ngambil bahan baku beras, ayam dan lain sebagainya ke Pontianak atau ke Sintang misalnya, tentu tidak berdampak kepada masyarakat setempat,” tegasnya.

Fransiskus berharap keberadaan program MBG tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Terlebih, jumlah SPPG di Kabupaten Kapuas Hulu akan terus bertambah seiring perkembangan program tersebut.

“Kita berharap dengan makin banyaknya SPPG ini tentu dampak ekonomi juga semakin baik dan semakin nyata berdampak kepada pertumbuhan ekonomi di masyarakat dan secara keseluruhan di Kabupaten Kapuas Hulu,” pungkasnya.

Penulis : Rovi Andila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *