• Sab. Jun 6th, 2026

infokapuashulu.id

Bumi Uncak Kapuas

Hari Lahir Pancasila, Bupati Kapuas Hulu Ingatkan Pentingnya Persatuan dan Toleransi

Byinfokapuashulu.id

Jun 1, 2026

INFOKAPUASHULU.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Putussibau, Senin (1/6/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, selaku inspektur upacara.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kapuas Hulu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pimpinan BUMN dan BUMD yang berada di wilayah Kota Putussibau.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fransiskus Diaan membacakan amanat Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Dalam amanat yang dibacakan, ditegaskan bahwa Pancasila bukan hanya warisan sejarah bangsa, melainkan ideologi yang hidup dan harus menjadi pedoman dalam setiap kebijakan publik maupun kehidupan bermasyarakat.

“Pancasila bukan sekadar teks sejarah, tetapi harus menjadi living ideology (ideologi yang hidup) dalam setiap kebijakan publik,” tegas Bupati Fransiskus Diaan.

Disampaikan pula bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, perubahan zaman, serta berbagai bentuk disrupsi yang terjadi saat ini.

Sebagai bangsa yang besar, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menciptakan ketertiban dunia yang berlandaskan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya peran para pemimpin, baik di tingkat nasional maupun daerah, untuk menjamin hak-hak masyarakat kecil dan bersikap tegas terhadap segala bentuk intoleransi, radikalisme, serta tindakan yang dapat mengancam persatuan dan harmonisasi kebangsaan.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila sebagai wawasan kebangsaan, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Generasi muda sebagai penjaga masa depan bangsa harus mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata,” lanjutnya.

Mengakhiri amanat, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus memperteguh komitmen kebangsaan dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila.

Dengan semangat tersebut, Pancasila diyakini akan tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga kedaulatan, persatuan, dan martabat Republik Indonesia di tengah pergaulan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *