INFOKAPUASHULU.ID – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah di Waterfront Siluk Putussibau, Sabtu (14/3/2026). Program ini disambut antusias ratusan warga yang sejak pagi telah memadati lokasi untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi.
Kegiatan ini digelar dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sebanyak 500 paket sembako disiapkan untuk masyarakat, khususnya warga kurang mampu di Putussibau dan sekitarnya. Paket yang semula bernilai Rp120 ribu itu, berhasil ditekan hingga hanya Rp50 ribu berkat kolaborasi berbagai pihak.
Ketua TP PKK Kapuas Hulu, Angeline Fremalco, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang hari raya.
“Walaupun jumlahnya terbatas, kami berharap ini bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya yang kurang mampu,” ujarnya.
Ia menambahkan, subsidi berasal dari TP PKK Kapuas Hulu, Bulog, dan Bank Kalbar, yang awalnya menurunkan harga menjadi Rp70 ribu. Setelah mendapat tambahan subsidi dari Bupati Kapuas Hulu, harga kembali ditekan hingga Rp50 ribu per paket.
Menurutnya, program serupa diharapkan dapat terus berlanjut pada momen hari besar keagamaan berikutnya, tergantung pada ketersediaan anggaran.
Sementara itu, Bupati Fransiskus Diaan mengapresiasi inisiatif TP PKK Kapuas Hulu dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai, Gerakan Pangan Murah sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menyambut Idul Fitri dan Nyepi,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kapuas Hulu, para kepala OPD, pimpinan Bulog Putussibau, Bank Kalbar Putussibau, serta jajaran pengurus TP PKK Kapuas Hulu.
Bagi masyarakat, program ini bukan sekadar kesempatan membeli sembako murah. Lebih dari itu, kehadiran pemerintah bersama berbagai pihak menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kecil, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya.