INFOKAPUASHULU.ID – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memastikan pembangunan terminal baru Bandara Pangsuma Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, telah selesai sepenuhnya.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja (kunker) meninjau langsung kesiapan fasilitas bandara pada Selasa (24/2/2026).
Meski belum diresmikan secara formal oleh pemerintah pusat, Lasarus mengungkapkan bahwa bangunan terminal tersebut saat ini sudah mulai difungsikan untuk melayani para penumpang.
“Fisik sudah selesai 100 persen, sudah difungsikan, hanya memang belum diresmikan. Nanti saya akan cari waktu bersama Pak Menteri untuk peresmian terminal baru Bandara Pangsuma Putussibau ini,” ujar Lasarus di sela-sela peninjauannya.
Terminal baru ini dirancang dengan standar modern yang mampu menampung kapasitas hingga 175.000 penumpang per tahun.
Angka ini dinilai sangat prospektif mengingat jumlah penumpang saat ini masih berada di kisaran 9.000 orang per tahun.
Dengan selisih kapasitas yang besar, Lasarus optimis infrastruktur ini akan mampu memenuhi kebutuhan transportasi udara masyarakat Kapuas Hulu untuk jangka panjang.
Selain terminal, ia juga memastikan sisi udara seperti runway (landasan pacu) sudah sangat memadai untuk operasional penerbangan saat ini.
Dalam kunjungan tersebut, Lasarus juga memberikan penjelasan terkait isu harga tiket pesawat yang sering dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, tingginya harga tiket dipengaruhi oleh mata rantai biaya operasional yang kompleks, antara lain, Harga bahan bakar (Avtur) yang tinggi, Beban pajak dan bea masuk untuk suku cadang (sparepart) pesawat, Status pesawat yang masih dikategorikan sebagai barang mewah dalam kebijakan fiskal.
“Maskapai memiliki batas atas dan bawah harga tiket. Namun, perlu diingat bahwa seluruh operasional penerbangan dijalankan oleh pihak swasta. Mereka menghitung secara murni bisnis; jika tidak menguntungkan atau tidak menutup biaya operasional, mereka tidak akan terbang,” tegasnya.
Penyelesaian terminal ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi peningkatan konektivitas di wilayah perbatasan dan pedalaman Kalimantan Barat.
Dengan fasilitas yang lebih nyaman dan kapasitas yang luas, pemerintah daerah berharap layanan transportasi udara di Kapuas Hulu semakin meningkat ke depannya.