• Wed. Jan 28th, 2026

infokapuashulu.id

Bumi Uncak Kapuas

Tinjau Jalan Simpang Empat Suruk – Nanga Payang, Bupati Fransiskus Diaan: Ini Komitmen Bangun Infrastruktur Dasar

Byinfokapuashulu.id

Jan 28, 2026

INFOKAPUASHULU.ID – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, didampingi Ketua DPRD Kapuas Hulu, Yanto, meninjau langsung progres pembangunan jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah pada ruas Simpang Empat Suruk – Nanga Payang, Kecamatan Bunut Hulu, Sabtu (24/1/2025).

Pembangunan jalan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat guna meningkatkan aksesibilitas di wilayah pelosok Kapuas Hulu.

Dalam keterangannya, Bupati Fransiskus Diaan menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan ini dibiayai oleh dana Inpres Jalan Daerah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Ia juga mengapresiasi dukungan legislatif di tingkat pusat yang turut mengawal program ini.

“Inpres Jalan Daerah ini merupakan program pembangunan jalan dan jembatan dari pemerintah pusat. Tentu ini tidak lepas dari dukungan Ketua Komisi V DPR RI, Bapak Lasarus, sehingga Kabupaten Kapuas Hulu bisa mendapatkan program strategis ini. Kami sangat berterima kasih atas terlaksananya program ini,” ujar Bupati yang akrab disapa Bang Sis tersebut.

Ruas jalan Simpang Empat Suruk – Nanga Payang ini dibangun dengan panjang efektif kurang lebih 3 Kilometer dengan total anggaran mencapai hampir Rp20 Miliar.

Bupati menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan komitmen pemerintah untuk menyediakan infrastruktur dasar yang layak bagi masyarakat.

Dampak positif dari pembangunan ini diharapkan mampu menyentuh langsung beberapa desa, di antaranya, Desa Nanga Payang, Desa Nanga Dua, Desa Batu Tiga, Desa Selaup.

“Harapan kita ke depan, dengan infrastruktur yang semakin baik, mobilitas masyarakat baik barang maupun orang akan semakin mudah. Hal ini akan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Bunut Hulu,” tambahnya.

Terkait teknis di lapangan, Bupati mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh proses pengerjaan.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik jika pengerjaan jalan bersinggungan dengan lahan atau tanam tumbuh milik warga.

“Dalam kontrak pembangunan ini tidak ada istilah ganti rugi. Oleh karena itu, kami mohon dukungan masyarakat agar pengerjaan berjalan lancar. Jika ada kendala terkait tanam tumbuh, komunikasikan dengan baik kepada pihak pelaksana,” pesannya.

Selain dukungan lahan, Bupati juga meminta warga setempat untuk ikut serta dalam mengawasi kualitas pekerjaan agar hasilnya sesuai dengan kontrak dan standar yang telah ditetapkan.

Penulis : Rovi Andila

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *