INFOKAPUASHULU.ID – Pemerintah pusat resmi melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Lintas Timur, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada tahun anggaran 2026.
Proyek strategis yang menghubungkan wilayah tersebut hingga ke perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) ini dipastikan menelan biaya sebesar Rp140 miliar.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mengonfirmasi bahwa proses administrasi untuk kelanjutan proyek tersebut telah selesai dan kini telah memasuki tahap kontrak kerja.
“Tahun ini, pembangunan jalan Lintas Timur akan dilanjutkan. Statusnya sudah berkontrak dengan nilai anggaran sebesar Rp140 miliar untuk pembangunan menuju batas Kaltim,” ujar Fransiskus Diaan pada Senin (5/1/2026).
Meskipun menyadari bahwa jarak yang harus ditempuh menuju perbatasan Kalimantan Timur masih cukup panjang, Bupati yang akrab disapa Bang Sis ini menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan tidak terhenti di tengah jalan.
Beberapa poin utama terkait pembangunan ini antara lain, Nilai Kontrak Rp140 Miliar untuk pengerjaan tahun 2026, Target Wilayah Fokus pembangunan diarahkan menuju batas wilayah Kalimantan Timur, Harapan Daerah Memastikan konektivitas antarprovinsi guna meningkatkan ekonomi lokal.
“Ini memang jalannya masih panjang, tapi tetap berproses. Kami dari pemerintah daerah meminta agar pembangunan ini dilanjutkan terus secara bertahap hingga benar-benar sampai ke batas Kaltim,” tambahnya.
Pembangunan akses jalan ini dinilai krusial bagi warga Kapuas Hulu, mengingat jalur Lintas Timur merupakan urat nadi transportasi yang diharapkan dapat membuka isolasi wilayah dan mempercepat distribusi barang serta jasa antarprovinsi di Pulau Kalimantan.
Penulis : Rovi Andila