INFOKAPUASHULU.ID – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan Ambrosius Sadau sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Hulu.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Putussibau, pada Senin (5/1/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Anggota DPRD, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.
Bupati Fransiskus Diaan menjelaskan bahwa pemilihan Ambrosius Sadau didasarkan pada hasil seleksi terbuka yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel).
Dari tiga nama terbaik yang direkomendasikan, Ambrosius Sadau menempati peringkat pertama dengan nilai tertinggi.
“Ketiganya memiliki nilai yang bagus dan kompetensi yang mumpuni. Namun, tentu kita harus memilih satu. Dasar pertimbangan saya adalah berdasarkan peringkat, di mana Pak Sadau meraih nilai tertinggi,” ujar Bupati yang akrab disapa Bang Sis tersebut.
Berdasarkan data Pansel, Ambrosius Sadau meraih nilai 85,24, disusul Petrus Kusnadi (85,17), dan Sudarso (83,70).
Bupati menekankan bahwa sebagai karier tertinggi ASN di daerah, Sekda memiliki peran vital dalam mengoordinasikan seluruh kepala dinas, badan, dan kantor.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik serta melakukan monitoring dan evaluasi program kerja OPD.
Selain itu, pelantikan Sekda definitif ini menjadi pintu pembuka untuk mengisi kekosongan jabatan lainnya di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu.
Terdapat 5 jabatan Eselon II yang kosong, termasuk posisi Kepala Bappeda yang ditinggalkan Ambrosius Sadau.
Pemerintah daerah akan segera melakukan job fit untuk eselon II serta mengisi kekosongan di tingkat Camat, administrator (Eselon III), dan pengawas (Eselon IV).
Bupati mengisyaratkan akan ada mutasi dalam waktu dekat untuk penyegaran organisasi.
Usai dilantik, Ambrosius Sadau menyatakan kesiapannya untuk mengawal visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati menuju Kapuas Hulu yang “Semakin HEBAT”.
Menurutnya, keselarasan alur pikir dengan pimpinan daerah adalah kunci keberhasilan pembangunan.
“Sekda adalah posisi strategis. Alur pikir harus sejalan dengan Bupati dan Wakil Bupati,” tegas Sadau.
Terkait tantangan efisiensi anggaran tahun 2026, Sadau memastikan akan menjaga stabilitas roda pemerintahan.
“Prioritas kami adalah memastikan gaji ASN dan anggaran penunjang kinerja tetap aman, agar seluruh instansi pemerintah tetap berjalan maksimal,” pungkasnya.
Penulis : Rovi Andila